Postingan

Hujan Malam

Malam nan indah yang kemudian hilang Di terpa hitamnya awan Rumput pun bergembira ria Nikmat tuhan yang tak bisa di elak Dinginnya pun sampai menusuk kalbu Tetesannya membasahi pikiran Di tengah capeknya badan Tetesannya Menebar kasih sayang dan cinta Untuk menikmati dan bergembira Mulai ku seduh secangkir penyemangat Untuk mendapatkan falsafah dari secangkir penyemangat Mulai ku nikmati penyemangat tersebut 4 Juli 2016

Selamat Datang Mei

Gambar
Selamat datang Mei Bulannya para buruh sedunia Selamat datang Mei Bulannya Pendidikan Nasional Selamat datang Mei Bulannya Kebangkitan Nasional Selamat datang Mei Bulannya para pejuang reformasi Selamat datang Mei Bulannya semoga yang disemogakan segera tersemogakan Hariku adalah harinya hari buruh sedunia Selamat memperingati 1 Mei! ~MNH Blora, 1 Mei 2022

Kesendirian

Gambar
Gemerlap malam menghiasi Dinginnya malam menusuk sanubari Bersama hati yang sedang berhati - hati Bersama malam yang mulai hilang Hati yang punya perasaan mulai luntur hilang Ceria dalam kesendirian  Tertawa tanpa tambatan Hati yang mulai melayang Hati duduk dalam kursi pesakitan Haruskah untuk berhenti berjuang ? ~MNH Kartasura, 20 Mei 2020

Kehangatan Desa

Gambar
Aku suka desa karena lebih asri Tak sehiruk pikuk kota Dengan segala permasalahan Bukan aku tak suka kota Bagiku desa lebih menarik Dengan segala kenangan Desa aku menemukan yang tidak kutemui di kota Seni penyeimbangan layangan Berlari dengan harapan layangan melayang Terkadang tak teringat waktu Sebelum adzan magrib memanggil Tapi itulah kesenangan kenangan  Tak terlupakan ~MNH Blora, 09 November 2019

TAN MALAKA & JIRAIYA YANG BERNASIB SAMA

Gambar
Ada beberapa hal menarik yang bisa kita bahas antara dua tokoh yang mempunyai kehidupan di dunia berbeda. Saya yakin para aktivis sudah kenal siapa Tan Malaka, yang sering dibuat topeng para aktivis yang berstatus jomblo. Dengan alasan mengikuti jejak Bapak Jomblo Revolusioner, padahal mereka tidak revolusioner babarblass, lha wong baca buku aja males-malesan.  Namun tidak semuanya kenal dengan Jiraiya tokoh fiksi di serial anime Naruto. Kecuali mereka penggemar Anime Naruto saya yakin sangat kenal dengan sosok tokoh yang bernama Jiraiya. Termasuk saya sendiri penggemar anime Naruto. Disini kita tak perlu memperdebatkan siapa yang kenal dengan mereka. Saya antara yakin dan tidak yakin tulisan ini menarik bagi pembaca yang jomblo, wqwqwq. Karena disini saya akan mengurai nasib dua tokoh yang mempunyai kehidupan di dunia berbeda, Tan Malaka dan Jiraiya. Antara Tan Malaka dan Jiraiya memiliki banyak kesamaan.  Pertama, kisah cinta yang kandas. Sebuah kisah yang berkem...

Malam Menjelang Sepertiga

Sungguh perasaan apa ini Bergejolak dalam relung hati Namun, rasa kasih itu tumbuh pasti Tumbuh bebareng dua cangkir kopi Canda tawa jelas mengiringinya Kita melepas semua masalah yang ada Bersua kopi, bersua canda Mungkin mencintaimu candu rasanya Tidak bagiku kasih, Candu hanya milik mereka yang tak percaya diri Namun, aku percaya diri Demi kasih dalam hati Ku panjatkan do'a pada Tuhan Oh, Sang Hyang Maha Cinta Lebur & satukan perasaan ini Kisah kasih akan ku rajut bersamanya ~MNH Kartasura, 1 April 2019

Dibalik 22 Desember

Tanggal 22 Desember sepengetahuan rakyat Indonesia umumnya sebagai Hari Ibu. Di hari inilah umumnya masyarakat menyimbolkan cinta kasih seorang anak kepada ibunya. Akan tetapi, tidak banyak yang tahu mengenai sejarah penetapan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu. Mirisnya makna dari penetapan 22 Desember sebagai Hari Ibu bergeser dari dasarnya penetapan tersebut. Presiden Soekarno melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 tentang Hari-hari Nasional yang Bukan Hari Libur ditetapkanlah 22 Desember sebagai Hari Ibu. Penetapan tersebut berdasarkan pelaksanaan Kongres Perempuan Indonesia. Kongres perempuan itu adalah buah dari semangat perjuangan yang muncul setelah peristiwa Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Peristiwa itu kemudian memecut maupun memicu kaum perempuan untuk sama-sama memperjuangkan kemerdekaan. Sehingga, pada 22 Desember 1928, diselenggarakanlah Kongres Perempuan Indonesia yang pertama kali di Yogyakarta. Peristiwa itupun sebagai bisa dikatakan sebagai t...